Ini Bukit Tangkeban di Pemalang Jawa Tengah Yang Bikin Baper

Ini Bukit Tangkeban di Pemalang Jawa Tengah Yang Bikin Baper

Ini Bukit Tangkeban di Pemalang Jawa Tengah Yang Bikin Baper /dok Jatengprov.go.id

Travelezo.com, Pemalang,  Jawa Tengah –  Objek wisata Bukit Tangkeban terletak di Desa Nyalembeng, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah menyajikan keindahan wisata alam pegunungan.

Tempat wisata favorit di Jawa Tengah ini kini menjadi salah satu destinasi yang wajib dikunjungi. Tempat wisata ini berada di ketinggian 700 meter di atas permukaan laut (Dpl) tersebut menawaran pesona alam Gunung Slamet.

Kendati masih tergolong baru dan belum banyak dikenal masyarakat, namun siapapun yang datang akan tertarik naik hingga puncak bukit demi menikmati panorama alam. Sembari duduk santai di bangku-bangku kayu yang tersedia, pengunjung bisa berswafoto dengan latar belakang Gunung Slamet yang menjulang indah.

Kabut tebal yang membumbung di punggung Slamet menjadikan gunung tertinggi di Jawa Tengah serta kedua tertinggi di Pulau Jawa itu tampak semakin eksotik. Selain terdapat beberapa gardu pandang dengan ragam bentuk, tulisan-tulisan yang terpampang di sudut-sudut bukit menarik perhatian pengunjung.

Sejumlah tulisan menggelitik dan membikin pengunjung yang sebagian besar anak muda itu terbawa perasaan alias baper. Memasuki jalan menuju bukit, pengunjung akan disambut papan bertuliskan ” Hati-hati Sayang”, sampai di puncak bukit bertebaran tulisan-tulisan galau dan bikin pengunjung kepincut untuk berswafoto dekat tulisan. Seperti “Miss You Mantan”, “Kutunggu Jandamu”, “Ditinggal Kawin”, “Jl Sama Aku, Kawin Sama Temanku”.

Pengelola Bukit Tangkeban, Didik Purnomo mengatakan, konsep pengembangan salah satu bukit di lereng Slamet ini sengaja mengusung tema “baper”, karena sebagian besar pengunjung adalah anak muda. Sehingga pemasangan papan tulisan seputar kegalauan itu mewakili apa yang kerap dirasakan anak muda.

“Selain pemandangan alam pegunungan, di kawasan ini juga ada petilasan Syech Ahmad Muhammad yang merupakan tokoh penyebar agama Islam di Pulosari dan sekitarnya,” terangnya.

Objek wisata yang baru dibuka sekitar tiga bulan terrakhir itu, dikelola oleh anak-anak muda kelompok sadar wisata dengan tiket masuk Rp 3.000 per orang dan parkir Rp 2.000 per kendaraan. Meskipun  masih baru, tapi tempat itu banyak dikunjungi wisatawan dari Pemalang dan sekitarnya. Pada hari biasa pengunjung yang datang rata-rata 30-40 orang, sedangkan hari libur bisa mencapai kurang lebih 100 orang.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang menyempatkan menjelajahi Bukit Tangkeban, Kamis (28/9), meminta penataan kawasan objek wisata di lereng Gunung Slamet itu lebih memperhatikan keamanan dan kenyamanan para pengunjung.

“Saya dorong direncanakan lebih bagus. Kalau tidak tahu tidak mengapa. Maka saya sarankan coba kerja sama dengan perguruan tinggi dengan jurusana arsitek untuk menyusun lanskap sehingga nanti wahana-wahana yang dibuat bagus, menarik, sekaligus aman,” kata gubernur.
Selain penataan yang aman dan nyaman, promosi objek wisata juga perlu digencarkan, terutama melalui berbagai media sosial yang gratis. Baik facebook, instagram, twitter dan lainnya, lengkap dengan cerita tentang segala hal yang menarik dari Bukit Tangkeban.

(jtg)

Ini Bukit Tangkeban di Pemalang Jawa Tengah Yang Bikin Baper | redaksi | 4.5